0

Buat Yang Terjebak Friendzone!

Urusan Hati

Apa jadinya kalau kamu terjebak friendzone?

Itu lho, istilah yang marak di kaum muda zaman sekarang. Friendzone yang berarti area teman ini dimaksudkan bagi orang-orang yang dianggap hanya sekedar teman tidak lebih oleh gebetannya.

Dari artinya saja sudah pasti bikin nyesek, apalagi harus menjadi satu dari ribuan orang-orang yang terkena friendzone?

Duh, daripada galau harus mikirin friendzone, mending kamu move on! Kenapa? Karena ini nih alasannya.

1. Buang-buang Waktu
Lho, kok, suka sama orang buang-buang waktu sih? Ya, iya. Disini, kamu menyukai seseorang yang hanya menganggapmu teman, tidak lebih. Kecuali Doi juga beranggapan sama dan mau melanjutkan hubungan kalian lebih jauh lagi. Tapi kalau nggak? Ya, buang-buang waktulah. Move on, deh. Masih ada yang mau menerimamu apa adanya di luar sana.

2. Capek Hati
Kebanyakan orang yang masuk dalam friendzone terkadang capek hati atau malah dongkol sendiri. Disaat lagi jalan berdua misalnya, Doi malah bicarakan cowok atau cewek lain. Duh, rasa-rasanya kesal tapi harus ditahan juga saking cintanya. Ya, kalau udah tau cuma frienzone, lantas kamu capek hati, jalan satu-satunya ya move on.

3. Butuh Cadangan Sabar
Orang yang terjebak friendzone butuh banyak cadangan sabar. Pasalnya, gebetanmu nggak tahu kalau kamu menganggapnya lebih dari teman. Alhasil, tiap Doi curhat tentang cowok atau ceweknya, kamu musti elus-elus dada. Gimana nggak, kamu harus menahan sabar mendengar curhatannya yang kebanyakan adalah kejelekan dari pasangan gebetanmu. Rasa-rasa mau labrak pasangannya, kan?

4. Dicari Kalau Butuh
Sakit nggak sih kalah dihubungi saat Doi lagi butuh aja? Sama seperti poin ketiga, hal ini biasa terjadi dengan mereka yang menyukai teman sendiri, namun si teman udah ada yang punya. Saat Doi alias teman itu lagi berantem sama pasangannya, kamu sebagai teman akrabnya pasti akan dihubungi sekedar berbagi cerita atau menemaninya ketika galau. Nah, kalau Doi sudah baikan dengan pasangannya? Ya, kamu dilupa sementara dulu deh.

Nah, bagi kamu yang masih berada di kubangan friendzone, mau sampai kapan begini terus? Nggak ada niat untuk move on?

About author / manggeku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *