Manggeku
0

Bukan Menjauhi, Tapi Memaafkan!

Urusan Hati

Saat seseorang melakukan kesalahan kepadamu, apa yang biasanya Sahabat lakukan? Mendiaminya? Memaafkan? Atau menganggap semuanya tidak terjadi?

Kebanyakan dari kita, apalagi Orang Palu yang rata-rata jika bermasalah saling gengsi untuk minta maaf, lupa bahwa kegiatan saling bermaafan adalah salah satu dari ribuan hal yang baik. Permasalahan atau perselisihan sendiri tidak datang dengan sendirinya, melainkan ada sesuatu yang janggal dan kemudian menjadi pembeda antar pihak satu dan lainnya.

Nah, terkadang di dalam situasi seperti ini, kita enggan untuk meminta maaf. Mau itu salah kita atau bukan, empat huruf ini seakan susah untuk keluar. Alhasil, nggak sedikit orang yang memilih untuk menjauh ketimbang harus meminta maaf.

Perselisihan sering terjadi di kalangan teman sebaya. Dari pada harus umbar status kiri-kanan, Mangge saranin untuk bicara baik-baik dan saling meminta maaf. Bukan malah menjauh, seolah-olah pertemanan yang selama ini dibangun hanyalah bualan semata.

Hal ini kerap terjadi di generasi sekarang, di Palu tidak terkecuali. Banyak anak muda yang saling berselisih paham, apalagi yang tergabung dalam geng, namun enggan untuk saling memaafkan. Kemudian, dengan mudahnya mencari teman baru. Hingga permasalahan terjadi lagi kemudian mencari teman baru lagi. Begitu terus sampai hampir seluruh anak Palu menjadi teman atau musuhnya.

Nah, kalau sudah begini, mau salahin siapa?

Sebenarnya, nggak ada yang perlu dipersalahkan. Bukan kamu atau orang yang berselisih denganmu, melainkan rasa ego yang hampir tidak bisa dibendung masing-masing pihak. Apa salahnya saling memaafkan? Ya, meski ada pepatah yang bilang bahwa gelas yang pecah tidak akan bisa kembali utuh, toh, tidak ada salahnya untuk mencoba menjadi seperti semula kan?

Memaafkan dianalogikan seperti bersedekah. Setelah bersedekah, dianjurkan untuk melupakan untuk menghindari sifat ria. Nah, memaafkan juga sama seperti itu. Jika sudah saling memaafkan, baiknya lupakanlah hal-hal buruk sehingga kedepannya nggak akan terulang lagi. Bisa, kan?

Oke deh.

Bagi Sahabat yang sedang dirundung permasalahan dengan kawannya, Mangge harap setelah ini bisa saling memaafkan dan kembali dekat lagi, ya. Mencari kawan di zaman ini susah-susah gampang, lho. Jika kamu yakin dia adalah teman yang baik, maka pertahankanlah.

Cayo!

About author / manggeku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *